Selasa, 01 Februari 2011

Manusia seringkali ‘sadar’, namun tidak ‘menyadari’. Kisah berikut membuktikan hal itu.


Seorang laki-laki yang dulunya pandai membaca al-Qur’an bertanya kepada sebagian ulama, lalu mereka berkata kepadanya, “Duduklah, sebab aku mencium dari ucapanmu bau kekufuran.”


Tak berselang lama, orang itu kembali muncul, tapi saat itu ia sudah memeluk agama Nasrani. Na’udzu billah. Lalu ia ditanya, “Adakah ayat al-Qur’an yang masih engkau hafal?”

Ia menjawab, “Aku tidak hafal kecuali hanya satu ayat (yang artinya), ‘Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang Muslim.” (QS Al-Hijr: 2)

Dari Mi’ah Qishshah Wa Qishshah karya Muhammad Amin al-Jundi, juz II, hal. 71.

نصيحة لكل مسلم

Wahai pelayan raga acap kali kau celaka tersebab melayaninya, kau buat lelah dirimu pada sesuatu yang di dalamnya terdapat kerugian dan penyesalan, kembalilah pada ruhmu, sempurnakanlah ia, sebab kau hidup dengan ruh bukan dengan raga.

Minggu, 30 Januari 2011

Hikmah

             Seorang laki-laki Allah Swt telah memberinya rizqi anak-anak perempuan. Ia mempunyai enam anak perempuan, ketika itu istrinya sedang mengandung  ia sangat ketakutan kalau-kalau ia melahirkan anak perempuan kembali, kemudian ia ber 'azam dalam dirinya untuk menceraikan istrinya jika ternyata yang lahir adalah anak perempuan, kemudian pada malam itu ia tertidur, lalu ia bermimpi dalam tidurnya seolah-olah qiamat telah terjadi, neraka di perlihatkan kepadanya, maka setiap kali para malaikat menggiringnya ke salahsatu pintu neraka ia temukan salah satu anak perempuanya membelanya, ia berusaha menghalang-halangi agar ayahnya tidak masuk ke dalam pintu tersebut, hingga ia melalui enam pintu dari pintu-pintu neraka, pada setiap pintu berdiri salah satu anak perempuannya kecuali pintu yang ke tujuh............ 
       Laki-laki itu pun terbangun dari tidurnya lalu ia menyadari kesalahannya, akhirnya ia merasa menyesal dan ia ber istigfar seraya berdo'a, "YA ALLAH BERILAH KAMI RIZQI ANAK PEREMPUAN YANG KE TUJUH"